
LAMPUKUNING. ID-Pisang biasanya berbuah satu tandan. Namun pisang milik Nang Lakoni (55), warga KBM Kelurahan Muara Rupit, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, memiliki keunikan dari pisang umumnya.
Karena memiliki tiga tandan dan salah satu tandan pisang tersebut mimiliki tandan lagi dengan jumlah secara keseluruhan lima tandan. Tak ayal, masyarakat berbondong-bodong datang ke kebun Nang Lakoni di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Rupit untuk menyaksikan keunikan pisang itu.
Pemilik kebun Nang Lakoni, didampingi istrinya Inta Warna mengatakan, kalau untuk mimpi atau firasat dirinya maupun istrinya tidak ada. “Saya juga kaget milihat keunikan pisang itu,” ungkapnya, Kamis (04/02/2021).
Ia menceritakan awal mulanya mendapatkan bibit pisang itu, ketika di Lubuklinggau dan hendak pulang ke Rupit, namun ada bapak paruh baya ingin ke Rupit, tapi dia tidak memiliki uang untuk ongkos mobil.
Kemudian, dirinya menawarkan bapak tersebut naik, dan dirinya yang bayar ongkos serta membeli nasinya. “Ditengah perjalanan bapak itu turun dan memberikannya anak pisang, kemudian ia ambil dan buahnya seperti ini,” urainya.
Ia menambahkan setelah ditanam anak pisang itu selalu dimakan babi. Untuk membuat anak pisang itu hidup ia memagarkannya dengan seng, sehingga dapat berbuah seperti sekarang ini.
Henki, salahsatu warga menuturkan ternyata benar ketika melihat secara langsung bahwa pisang itu berbeda dengan pisang yang lain. “Awalnya dak pecayo, sebab biasanyo pisang itu bertandan satu. Akan tetapi ini malah berbeda miliki lima tandan,” ujarnya.
Sementara itu, Kadus Kampung V Desa Beringin Jaya, Suhairi membenarkan ada buah pisang warga yang unik dan berbuah lima tandan dalam satu batang pisang.
Akan tetapi, pemilik kebun itu bukan warga sini dan warga KBM Kelurahan Muara Rupit. “Pemilik kebun pisang itu bukan warga sini, walaupun begitu banyak warga sini datang kesana untuk melihat keunikan pisang tersebut,” katanya. (rat)
Sumber :palpos.id









